Rabu, 09 Mei 2012

Avengers

From Marvels Comic
Starring by Chris Evans, Chris Hermsworth, Scarlet Johanson, etc

And Guys can't you imagine how long i must wait for this film's ticket???, 
ckckckck 2 hours man, two hours.
I can go home to my hometown for that time >,<
Dan akhirnya setelah hampir menyerah saking capeknya me and my friend berjanji bakal nonton jam berapapun dapet tiketnya.
Dan taraaa finally kami dapat yang jam enam lebih lima belas, setelah menunggu dari pukul setengah dua belas sampe jam dua kurang seperempat.
Dan Alhamdulillah ya (tagline-nya Syahrini ^^) nih film kagak sia-sia
Biar kata orang ngebosenin atau apa, bagi eke nih film bagus.

Lagi-lagi semua dimulai dari batu bertenaga warna biru terang (heran kenapa rata2 semua film ngerebutin batu berwarna) yang katanya memiliki energi untuk menghancurkan bumi milik salah satu agen keamanan dunia SHIELD.
Nah ini batu dicuri sama Loki yang ternyata datang dari 'dunia lain' yang memilki tongkat yang bisa untuk mencuci pikiran orang lain untuk mengikuti perintahnya. Jadilah dua Agen SHIELD terperangkap oleh perintah Loki dan berkhianat.
Usut punya usut ternyata nih Loki adalah adik angkatnya Thor, sang dewa petir, yang merasa dibohongin oleh sang Ayah dan menganggap bahwa dirinyalah yang layak untuk menjadi raja.
Nah dia ngambil ini batu untuk membuka pintu dimensi bumi agar para pasukannya (lupa namanya apa) bisa masuk, menghancurkan bumi, dan membuatnya menjadi raja.
Untuk mencegah kekacauan ini sang kapten SHIELD berencana melaksanakan kembali proyek Avengers yang sempat dibatalkan.
Avengers adalah proyek untuk mengumpulkan beberapa Hero penyelamat bumi untuk mengahadapi Loki dan para prajuritnya.
Ketika melihat mereka beraksi sendiri rasanya sungguh hebat, nah apa yang terjadi ketika mereka disatukan. Malah bersatu atau justru jadi berantakan.
Mungkin inilah yang ingin diangkat oleh sang produser dan sutradara. Ehm sebenarnya ada pesan sederhana sih yang gue lihat dari ini film, kadang kita berpikir kalau yang hebat-hebat digabungkan bakal bisa jadi lebih hebat lagi. Padahal sebenarnya tak semudah itu.
Tahu kan egonya orang Hebat, mereka kadang berpikir "loh aku ini hebat loh dan trus ngapain butuh  bantuan orang lain"
Padahal, ada hal-hal remeh temeh yang kadang tanpa sadari, kita membutuhkan orang lain. Makanya betapa pengertian sangat dibutuhkan dalam sebuah tim.
Nah kudu nonton ini film buat ngerti hal remeh-temeh itu dan dijamin merilekskan jiwa, karena sutradaranya pinter dimana harus bisa buat penonton ketawa.
So buruan, mudah-mudahan kagak ngantri kayak gua yak ^^
XOXOXO



Minggu, 06 Mei 2012

Bersantai Sejenak

@ Excelso PIM - Palembang


Nyobain Menu baru mereka
Pasta Lada Hitam
Bener-bener lada ^^


Love this beverage
Iced Espresso Shake with a little of sugar







Jumat, 04 Mei 2012

The Quotations

Jangan lakukan sesuatu karena uang, tetapi lakukanlah karena kita ingin melakukannya dan kita suka melakukannya

By Alvin Wong










Sukses adalah kumpulan dari tindakan
yang sederhana secara konsisten

By Anonim


Jangan melepaskan harapan lantas berputus asa karena yang engkau dambakan sudah terlewatkan.
Kau akan menjadi lemah apabila menangisi sesuatu yang tidak dapat engkau peroleh kembali.
By Kahlil Gibran

Harapan hanya mau menjadi bagian hidup kita
apabila kita memperjuangkannya 
menjadi sebuah kenyataan

By Anonim

Gantungkan cita-citamu pada bintang-bintang
sekalipun kamu hanya bisa mencapai bulan,
itu sudah cukup untuk membuatmu bercahaya

Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain.
Bambu-bambu itu memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan pakis, tapi keduanya tetap membuat hutan menjadi lebih indah

By Anonim

Kamis, 03 Mei 2012

Taj Mahal by John Shors

 Sebuah Novel dari tujuh keajaiban Dunia karya Jhon Shors
Penerbit Qanita

Kali pertama melihat gambar Taj Mahal pas jaman SD saya mengira dan yakin seribu persen kalo nih nama sebuah masjid.
Tapi saya langsung cengok dan melongok parah begitu tahu kalo ternyata ini adalah nama dari sebuah kuburan.
Tak usah ditanya tentang seberapa cintanya sang raja pada permaisurinya.
Bangunan nan indah ini adalah buktinya.
Betapa ini membuktikan cinta tuh kadang memang buta dan menutup semuanya.

Novel keren ini bukan menceritakan tentang apa itu Taj Mahal, tapi justru kisah panjang dibalik Taj Mahal.
Dibalik bangunan nan megah bukti tentang sebuah cinta yang besar, siapa yang menyangka begitu banyak tragedi tersimpan dibalik dinding-dinding kokohnya.
Dibalik istana merah nan megah dan syahdunya  tepi Yamuna, sebuah benih permusuhan diantara saudara sedarah. Perebutan kekuasaan. Pernikahan politik. Sampai pengkhianatan dan perselingkuhan ternyata muncul bagai jamur di musim hujan.
Berpusat pada Jahanara. Anak perempuan sang raja dan permaisuri Mumtaz Mahal. Dia membeberkan kisah panjang dibalik penciptaan Taj Mahal.
Untuk kali pertama saya tak mengumpat apalagi mengutuk tentang sebuah perselingkuhan dan pengkhianatan.
Kadang hal-hal seperti itu terasa sangat wajar jika kepedihan hidup menyelimuti dan meminta diri untuk keluar dari kubangan bernama sakit hati.
Apalagi jika ternyata kebahagiaan yang  sesungguhnya, yang tersembunyi dibalik perselingkuhan nampak nyata dan terasa. Dan tak ada alasan untuk tak mengejarnya.
Ini novel yang menawarkan sebuah perjalanan sejarah dan kisah cinta yang sesungguhnya.
Bumbu agama yang menyertainya turut menambah intrik cerita didalamnya.
Kadang kita berbuat 'sesuatu' atas nama agama. Padahal agama sendiri tak pernah mengajarkan pada hambanya untuk berbuat hal yang menyakiti, apalagi terhadap saudara sedarah sendiri.
Dan kadang kemewahan tak diperlukan ketika hati sudah memilih bahagianya sendiri.